Engkau memang melihatnya, sebab Engkaulah yang melihat kesusahan dan sakit hati, supaya Engkau mengambilnya ke dalam tangan-Mu sendiri.

(Mazmur 10:14)

Dia Tahu

Wahyu 2:19

Teens, umumnya orang senang bila ada yang tahu dan menghargai keberhasilan yang dicapainya. Rasa senang itu bisa memicu semangat untuk berkarya lebih baik lagi di masa depan. Sebaliknya tidak sedikit yang menjadi kecewa ketika apa yang dilakukannya serta keberhasilan yang didapatnya tidak mendapat perhatian dari orang lain.

Tuhan tahu betul apa yang telah dilakukan umat-Nya di Tiatira. Bukan sekadar tahu, Ia juga memberi apresiasi. Ia memuji kasih dan iman mereka. Kota Tiatira terkenal sebagai pusat pewarnaan dan perdagangan benda-benda dari wol. Di sana ada banyak serikat dagang dan serikat buruh. Susahnya, kalau orang Kristen tidak jadi anggota, mereka tidak dapat berdagang dan tidak dapat mencari nafkah. Mereka akan kesulitan mendapatkan pesanan atau juga dipersulit untuk mendapatkannya. Padahal bila menjadi anggota, ada tekanan supaya mereka mengikuti kebiasaan dan aturan-aturan yang berlawanan dengan iman mereka. Tidak sedikit yang demi mempertahankan iman, mereka akhirnya mengalami penghambatan dalam kerja dan usaha. Mereka percaya penuh kepada Tuhan dan tidak luntur menunjukkan kasih secara nyata dalam pelayanan. Bahkan Tuhan tahu mereka bertumbuh (ay. 19b).

Teens, apakah kamu pernah ada dalam situasi susah karena imanmu kepada Tuhan Yesus? Apakah kamu pernah ada dalam situasi pilihan yang dilematis berkaitan dengan kepercayaanmu pada Allah? Apa yang kamu lakukan ketika menghadapi masalah itu? Ketahuilah, semua kesusahan dan pergumulan yang kamu alami tidak luput dari perhatian Tuhan. Percayalah, Ia tahu konsekuensi yang harus kamu tanggung berkaitan dengan pilihanmu untuk tetap setia dan percaya kepada kehendak Tuhan, dibanding menuruti tawaran dan godaan dunia. Percayalah juga, Ia tak segan memberi penghargaan yang dapat mendorong kamu untuk terus bertumbuh.