Sebab TUHAN, Yang Mahatinggi, adalah dahsyat, Raja yang besar atas seluruh bumi.

(Mazmur 47:3)

Raja Atas Seluruh Bumi

Zakharia 14:1-21

Alkisah ada seorang raja yang memiliki 10 anjing ganas untuk menghukum menterinya yang berbuat salah. Jika sang raja tidak berkenan maka menterinya akan dilempar ke kandang agar dicabik oleh anjing-anjing ganas tersebut. Suatu hari seorang menteri membuat keputusan yang salah dan murkalah raja, sehingga sang menteri diperintahkan agar dimasukkan ke kandang anjing ganas. Menteri berkata: “Saya hanya minta waktu penundaan hukuman 10 hari saja.” Sang raja pun mengabulkannya. Selama 10 hari sang menteri memelihara, mendekati, dan memberi makan, bahkan akhirnya bisa memandikan anjing-anjing tersebut hingga menjadi sangat jinak kepadanya. Tibalah waktu eksekusi, disaksikan raja, maka masuklah menteri ke kandang anjing. Raja kaget luar biasa saat melihat anjing-anjing itu justru jinak kepadanya. Maka raja bertanya, “Apa yang telah kau lakukan pada anjing-anjing tersebut?” Jawab menteri: “Saya telah mengabdi pada anjing-anjing ini selama 10 hari dan mereka tidak melupakan jasaku. Saya telah mengabdi pada paduka selama 10 tahun tapi paduka lupa akan jasaku.”

Cerita ini hendak menggambarkan kebanyakan raja dunia yang ada saat ini, menggunakan kekuasaannya dengan sewenang-wenang dan tak memiliki kepekaan hati. Hal ini sangat jauh berbeda dengan gambaran Raja dalam pasal terakhir kitab ini. Allah adalah Raja atas seluruh bumi yang berlaku adil, berperang melawan mereka yang jahat, memberikan perlindungan kepada umat yang patut dilindungi, dan memberi kemenangan kepada umat yang pantas mendapatkan pembelaan-Nya. Ia berkuasa, namun Ia menggunakan kekuasaannya secara arif.

Teens, kita sungguh bersukacita karena kita punya Allah yang berkuasa atas Surga dan seluruh bumi, Ia menyatakan kekuasaan dan perlindungan bagi umat-Nya. Oleh karena itu, bersyukurlah senantiasa!